Monday, 8 April 2013

Trading Emas dengan Breakout NFP AS, Forex

Trading Breakout Non Farm Payrolls AS di Emas

Ditulis oleh: Ariston Tjendra / Head of Research and AnalysisaristonData Non-farm payrolls (NFP) adalah salah satu market mover yang sangat berpengaruh pada pergerakan harga emas. Data ini melaporkan perubahan penambahan tenaga kerja di luar bidang pertanian di Amerika Serikat.
Mengapa data ini menjadi begitu penting? Karena data ini menjadi salah satu acuan pertimbangan dari bank sentral AS untuk mengeluarkan kebijakan moneter. Salah satu tugas dari bank sentral AS adalah mengusahakan pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya.
Bila situasi tenaga kerja memburuk, bank sentral akan mengeluarkan kebijakan moneter yang lebih longgar seperti menurunkan suku bunga atau menggelontorkan stimulus lainnya yang akan berimplikasi pada tersedianya likuiditas dollar AS yang besar di pasar sehingga nilai dollar AS akan terdepresiasi/melemah.
Dan sebaliknya, jika situasi tenaga kerja membaik, bank sentral akan mengeluarkan kebijakan moneter yang lebih ketat seperti menaikan suku bunga atau menghentikan program stimulus moneter yang akan berdampak pada pengurangan likuiditas dollar AS di pasar sehingga nilai dollar AS akan terapresiasi/menguat.
Apa kaitannya dengan pergerakan emas? Instrumen emas yang dihargai dalam dollar AS (symbol XAU/USD) tentunya akan terpengaruh oleh apresiasi ataupun depresiasi dollar AS. Apresiasi dollar AS akan menekan turun pergerakan harga XAU/USD. Sementara depresiasi dollar AS akan mendorong penguatan harga XAU/USD.
Tabel Pergerakan Harga XAU/USD Setelah NFP
Tanggal
Prediksi  (K)
Aktual (K)

Tingkat Pengangguran
Pergerakan Emas
8 Mar 2013
162
236
+
Turun
-$17
1 Feb 2013
161
157
-
Naik
+$19
4 Jan 2013
150
155
+
Naik
+$22
7 Des 2012
89
146
+
Turun
-$14
2 Nov 2012
123
171
+
Sama
-$30
5 Okt 2012
114
114
=
Turun
-$17
7 Sep 2012
123
96
-
Turun
+$46
Sumber: www.monex news. com
Bagaimana cara menangkap peluang? Salah satu strategi untuk menangkap peluang NFP di emas adalah dengan strategi breakout dengan menempatkan order stop buy dan sell di atas/dibawah level resisten/support yang sudah kita tentukan sebelumnya.
  1. Kita memerlukan grafik 5 menit.
  2. 5-10 menit sebelum data keluar, kita sudah mulai mendefinisikan garis support dan resisten.
  3. Support (S1) bisa kita ambil dari level terendah yang terbentuk beberapa saat sebelum data keluar (bisa 5, 10, 15, 30 menit hingga 1 jam sebelumnya). Bila support (S awal) yang kita tentukan ternyata terlanggar oleh pergerakan harga sesaat sebelum data keluar, kita turunkan support kita ke level terendah pada batang 5 menit sebelum data keluar.
  4. Resisten (R1) bisa kita ambil dari level tertinggi yang terbentuk beberapa saat sebelum data keluar (hingga 1 jam sebelumnya). Bila resisten (R awal) yang kita tentukan ternyata terlanggar oleh pergerakan harga sesaat sebelum data keluar, kita naikkan support kita ke level tertinggi pada batang 5 menit sebelum data keluar.
  5. Untuk posisi masuk, tempatkan stop buy sekitar 1 dollar di atas R1 (perhitungkan pula spread) dan tempatkan stop sell sekitar 1 dollar di bawah S1.
  6. Untuk stop loss, tempatkan order untuk cut loss posisi buy di bawah S1 dan order cut loss posisi sell di atas R1. Atau bila terlalu jauh level cut loss-nya, perkecil posisi cut loss setelah order masuk terkonfirmasi yaitu untuk cut loss posisi buy, ditempatkan $2 di bawah R1 dan untuk cut loss posisi sell, ditempatkan $2 di atas S1.
  7. Untuk target profit, bila mempertimbangkan rata-rata pergerakan setelah NFP, maka target profit terdekat bisa ditempatkan dengan jarak $7-$12 dari titik masuk.
Trading mengikuti pergerakan NFP merupakan salah satu trading yang beresiko. Jadi selalu tempatkan stop loss karena bila harga berubah arah, pergerakannya akan sangat besar.
Ilustrasi:




Trading dengan News dan Fundamental Analisis

Trading Memanfaatkan News

Ditulis oleh: Albertus CK / Senior Researcher and AnalystsapsapPelajaran sepanjang tahun 2008 yang diwarnai dengan news maupun faktor-faktor fundamental akan memberikan keuntungan yang besar di masa mendatang, di edisi khusus Tahunan Buletin Futures Monthly kali ini kita akan coba memberikan ulasan kepada para pembaca hal-hal yang berhubungan dengan berita, dan mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi pasar. Beberapa artikel berita dalam Buletin FM sebelum-sebelumnya dapat digunakan oleh pembaca untuk menarik benang merah atas analisis fundamental, yang dikumpulkan dari fakta-fakta serta bentuk opini-opini yang diperlukan jika pembaca hendak melakukan transaksi didasari dengan News.
Langkah pertama dalam melakukan trading memanfaatkan News adalah dengan membiasakan diri anda dengan melihat berbagai berita keuangan terkini untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di market. Langkah berikutnya adalah mengkaji dan memilih berita apa yang dampaknya signifikan ke market, setelah itu kita tentukan sebesar apakah dampaknya. Ada baiknya jika anda memiliki daftar economic indicator minimal negara-negara G7, biasanya di monexweekly kami sediakan proyeksi data maupun bias sentimen per indikator ekonomi-nya setiap minggu, berikut dengan kategori data berdasarkan dampaknya dari yang terbesar hingga yang terkecil. Trader professional biasa membagi news atau berita menjadi dua kategori, yaitu fakta dan opini. Setiap kategori memiliki dampak ke pasar di waktu-waktu tertentu. Contohnya investasi yang dilakukan oleh Bank of America / Countrywide adalah fakta, sementara interview dengan direktur Countrywide, Dick Mozillo atau interview dengan Presiden AS yang baru terpilih Barrack Obama adalah opini. Mari kita analisa bentuk berita/news ini lebih jauh untuk mendapatkan gambaran mengapa hal tersebut sangat penting bagi para pelaku pasar.
Langkah kedua adalah mengenali berita yang berhubungan dengan isu-isu yang sedang memanas. Misalnya berita mengenai kondisi sektor perumahan dan otomotif AS akhir-akhir ini yang jadi fokus pasar. Langkah berikutnya adalah memutuskan apakah berita tersebut benar-benar baru. The Fed yang berusaha menyelamatkan General Motor (GM), Ford atau investasi yang dilakukan Bank of America (BofA) pada CountryWide di saat kondisi market yang penuh dengan pesimisme adalah sangat signifikan. Mengapa ? Karena semua orang telah mengetahui bahwa isu ekonomi AS yang sedang terpuruk. Namun berita The Fed dan BofA itu merupakan berita pertama yang positif dan bisa membangkitkan optimisme sektor otomotif dan perumahan. Menjadi berita tersebut berita baru. Selain itu BofA adalah salah satu bank terbesar di dunia. Countrywide dan GM merupakan perusahaan terbesar dari segi jumlah karyawan dan kedua perusahaan itu lokomotif utama di sektor industri keuangan, otomotif dan perumahan. Dan kedua jenis berita itulah yang menghasilkan berita baru yang membalikkan semua hal yang menjadi fokus pasar sebelumnya. Pemikiran para pelaku pasar menjadi bagus, ketika sektor otomotif mereka pikir buruk sehingga merubah psikologis sentimen dan meningkatnya keyakinan di sektor otomotif maupun perumahan.
 
Hal berikutnya yang berbentuk opini adalah interview dengan Barrack Obama, presiden AS yang baru. Seluruh dunia telah bereaksi pada cerita BofA dan Countrywide. Kemudian dalam interview langsung dengan Presiden yang akan dilantik pada pertengahan Januari mengatakan beliau akan menyusun jurus anyar serta stimulus sebagai tindakan pencegahan resesi pada tahun 2009 meskipun belum resmi menjadi Presiden. Performa S&P pun masih naik beberapa persen dari low 21 November. Maka berakhirlah sentimen dan psikologis negatif sebelumnya pada sektor otomotif serta perumahan.
 
Pembaca harus menyadari bahwa suatu bentuk transaksi hanya mencakup probabilitas / peluang. Divisi Riset monex biasanya mencoba untuk mencari hal yang penting pada kejadian tertentu berdasarkan ekspektasi peluang tertentu dan membuat kesimpulannya. Obama membuat pernyataan. Apakah hal tersebut terdengar bagus untuk anda apakah hal itu membuat anda merasa tidak yakin dengan posisi anda di market. Tentunya ada pengaruhnya pada diri anda ketika mendengarnya khan? Karena besar kemungkinannya reaksi anda juga, akan sama dengan reaksi orang lain sebagai pelaku pasar. Secara ringkasnya mungkin apa yang anda rasakan tidak akan jauh berbeda dengan pelaku pasar lainnya - jika pembaca tidak merasa surprised, maka kami juga meragukan akan banyak orang turut merasa surprised. Perumpamaannya adalah perilaku burung bebek, saya rasa semua orang tahu bahwa buruk bebek selalu terbang ke arah selatan ketika musim dingin dimulai. Namun jika tiba-tiba anda melihat burung bebek itu terbangnya malah ke utara ketika musim dingin dingin, maka disitulah anda mendapatkan berita baru. Sumber berita yang biasa kami kumpulan dari berbagai sumber seperti Reuters, Bloomberg dan vendor data lainnya, di berbagai sumber bisa jadi banyak sekali berita yang negatif mengenai sektor perumahan, otomotif maupun keuangan, namun itu memang tugas kantor berita untuk menyediakan informasi berita sebanyak mungkin. Tapi kita adalah pelaku pasar, trader/investor, maka merupakan tugas kita untuk memutuskan mana berita yang merupakan penggerak market. Jika kita tidak bisa memutuskan, maka bersikaplah sabar dan bijaksana serta tahu kapan harus bertransaksi di momen yang tepat.

Menjadi Investor Pandai Cerdas Pintar dan Cerdik dengan Fundamental

Menjadi Investor Pandai Cerdas Pintar dan Cerdik dengan Fundamental
Nyata sekali bahwa : Anda harus mengenal Market anda. Namun ketika sampai pada intelejen market sebenarnya, banyak sekali trader yang melakukannya dengan tidak tepat. Beberapa luput pada gambaran besarnya akibat terlalu fokus pada hal-hal rutinitas, atau membatasi studi nya hanya pada transaksi harian serta pergerakan hectic yang biasanya peluangnya terbatas karena news sudah langsung terserap dalam pergerakan harga. Ada juga pelaku pasar yang memiliki problem kebalikannya: mereka kurang memperhatikan berbagai laporan ekonomi yang dirilis harian sehingga mereka kehilangan banyak peluang  market di depan mata. Nilai tukar mata uang atau nilai saham tidak hanya sekedar simbol ticker atau kedipan elektronik dilayar monitor, nilai saham/mata uang tersebut adalah suatu kepentingan kepemilikan dalam bisnis aktual, dan bisnis itu memiliki nilai fundamental yang tidak bergantung pada harga saham/mata uangnya. Usaha yang minimal untuk melihat peluang di market akan menghasilkan resiko kehilangan klien yang lari ke perusahaan yang memiliki data lebih baik. Dengan menunjukkan pemahaman lebih baik terhadap market secara keseluruhan dengan kontras dapat mendorong keberanian keputusan pembelian klien anda serta akan menghasilkan image pelayanan secara maksimal. Bagaimana seorang trader atau suatu perusahaan mendapatkan informasi yang lebih baik untuk menghasilkan keputusan yang smart dan memperoleh laba? Mereka harus menggabungkan kekuatan intelektual serta penalaran yang dalam dan pengalaman yang sangat luas.
 
            Secara teknis, prinsip yang cocok untuk diterapkan pada hampir seluruh pasar modal maupun pasar uang adalah bahwa seorang trader harus melalui tindakan yang, melalui analisis menyeluruh, menjanjikan keamanan dana pokok dan memberikan return (keuntungan/pengembalian) yang memadai. Gambaran komprehensif terhadap tindakan investasi yang tepat terdiri dari 3 elemen: 1)Anda harus menganalisis sebuah perusahaan/negara secara menyeluruh, serta kokoh atau tidaknya pondasi bisnisnya, sebelum anda membeli sahamnya/mata uangnya; 2)Anda harus mengambil tindakan untuk melindungi diri anda dari kerugian besar; 3)Anda harus memasang target untuk mencapai kinerja yang lumayan, bukan yang luar biasa. Sementara tindakan yang tidak memenuhi persyaratan ini berarti tindakan spekulatif. Perhatikan bahwa seorang investor memperhitungkan harga pasar menggunakan standar-standar nilai yang telah ada, sedangkan spekulator mendasarkan standar nilai mereka sendiri pada harga pasar. Bagi seorang spekulator, aliran harga saham/mata uang yang terus menerus bagaikan oksigen, jika terhenti maka ia akan mati. Bagi seorang investor, apa yang disebut sebagai harga/nilai pasar tidaklah begitu penting. Pada sisi lain, investasi pasar modal/uang adalah jenis bisnis yang unik, disini anda tidak akan bisa rugi pada akhirnya, selama anda selalu bermain dalam aturan yang menempatkan semua kemungkinan bagi keuntungan anda.
 
Terdapat bukti bahwa IQ tinggi dan pendidikan tinggi tidak cukup untuk membuat seorang investor menjadi pintar. Pada 1998, Long Term Capital Management (LTCM), sebuah perusahaan hedge fund yang dikelola oleh sepasukan ahli matematika, ilmuwan komputer, dan dua ekonom pemenang hadiah Nobel, kehilangan lebih dari $2 milyar dalam hitungan minggu dalam sebuah pertaruhan besar bahwa pasar obligasi akan kembali normal. Namun pasar obligasi semakin dan semakin abnormal dan LTCM telah meminjam begitu banyak uang sehingga kejatuhannya hampir menjungkirbalikkan sistem keuangan global. Kembali ke musim semi tahun 1720, Sir Isaac Newton memiliki saham South Sea Company, saham yang paling hot di Inggris. Begitu melihat gejala pasar mulai tidak terkendali, sang fisikawan besar menggerutu bahwa ia bisa menghitung gerakan benda-benda di langit, tetapi ia tidak bisa mengalkulasi kegilaan orang. Newton melepas saham South Sea-nya mengantongi 100% keuntungan sebesar £7,000. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, terbawa arus antusiasme pasar yang luar biasa, Newton terjun kembali ke dalam pasar ketika harga sudah jauh lebih tinggi-dan malah rugi £20,000 (atau lebih dari $3 juta dalam uang sekarang). Sampai akhir hidupnya, ia melarang siapa pun untuk menyebut kata South Sea di dekatnya. Singkatnya, jika anda gagal berinvestasi sejauh itu, bukan karena anda bodoh. Itu karena, seperti Sir Isaac Newton, anda belum mengembangkan disiplin emosi yang dibutuhkan untuk bisa melakukan investasi yang berhasil.
 
            Pondasi yang anda butuhkan untuk meningkatkan kecerdasan anda adalah dengan mengekang emosi anda dan menolak untuk mengikuti level kegilaan pasar. Untuk menjadi seorang investor pintar lebih merupakan persoalan karakter ketimbang otak.  Kita bisa gunakan metafora Tuan Pasar (Mr. Market) untuk menjelaskan bagaimana saham dapat menjadi salah harga (mispriced). Tuan Pasar kadang gila kambuhan tidak selalu menilai suatu harga saham/mata uang dengan cara yang sama seperti appraiser (penaksir) harga dengan nilai sebenarnya. Alih-alih, ketika saham naik, ia dengan gembira membeli dengan harga lebih tinggi daripada nilai objektifnya, dan ketika harga menurun, ia buru-buru membuangnya dengan harga yang lebih rendah ketimbang nilai sebenarnya. Apakah Tuan Pasar masih ada ? apakah ia masih bersifat kepribadian ganda? Pada 18 September 2007, Tuan Pasar menjerit kegirangan, The Fed memangkas suku bunga 50 basis poin dari 5.25% ke 4.75%, sehingga indeks Dow Jones mengalami peningkatan fenomenal menembus titik tertinggi pada 11 october 2007, dengan peningkatan seperti itu seolah pasti akan makin jauh lebih tinggi lagi harganya. Namun dalam kisah cinta membaranya dengan indeks Dow Jones Tuan Pasar luput memperhatikan satu hal dalam kondisi bisnis ini. Perusahaan finansial besar telah kehilangan uang sangat banyak $400bn, terkait kasus gagal bayar hipotek (subprime mortgage), sepanjang sejarah perusahaan, downgrade asset paper ribuan jumlahnya, sehingga indeks dow jones-ukuran luas atas kinerja saham AS- sebenarnya tidak memperoleh laba selama 2007. Kemudian, Tuan Pasar menemui kolaps mendadak yang sangat menakutkan, hanya empat bulan setelah menembus rekor tertinggi 14,246 saham Dow Jones ditutup dengan harga 11,588. Apakah bisnis Dow Jones telah kering? Sama sekali tidak; Tuan Pasar tak punya alasan yang lebih bagus dalam kemarahannya ketimbang dalam kegembiraannya. Jadi apa yang berubah? Hanya mood Tuan Pasar. Akankah anda membiarkan orang yang telah dinyatakan gila secara medis dan hukum datang ke anda paling sedikit lima kali seminggu hanya untuk mengatakan bahwa anda harus merasakan persis apa yang ia rasakan? Akankah anda bergembira hanya karena ia juga sedang bergembira atau merasa sengsara hanya karena menurutnya anda harus sengsara? Tentu saja tidak. Anda akan mempertahankan hak anda untuk mengendalikan kehidupan emosional anda sendiri, berdasarkan pengalaman dan keyakinan anda. Berpikirlah untuk diri sendiri daripada mengekori Tuan Pasar.
 
            Investor pintar tidak sepenuhnya mengabaikan Tuan Pasar. Alih-alih, anda harus berbisnis dengannya namun hanya sepanjang ia memenuhi kebutuhan anda. Tugas tuan pasar adalah memberikan anda harga, tugas anda adalah memutuskan apakah anda akan memperoleh keuntungan bila menindaklanjuti harga itu. Anda jangan bertransaksi dengannya hanya karena ia terus menerus memohon kepada anda. Dengan menolak menjadikan Tuan Pasar majikan, Anda mengubahnya menjadi pelayan anda. Sebaiknya kita jangan terpaku pada besaran kasar dari penurunan pasar dan lupa menghitung penurunan tersebut secara proporsional. Jadi, jika seorang reporter TV berteriak, Pasar sedang meluncur turun-DollarYen merosot 100 poin! sebagian besar orang secara refleks akan gemetar. Namun pada level $Yen sekarang yang 107.27, penurunan tersebut hanya 1.2%. Sekarang coba anda pikirkan betapa konyolnya hal itu akan terdengar jika, pada suatu hari ketika suhu di luar 35 derajat, pembaca ramalan cuaca di TV berkata,Suhu udara meluncur turun dari 35 derajat menjadi 34,5 derajat! Ini pun hanya penurunan 1.2%. Ketika anda lupa melihat perubahan harga pasar dalam bentuk persentase, maka akan mudah untuk panik hanya karena hal kecil. Jika anda mempunyai beberapa dekade investasi terbentang di depan anda, pelajarilah cara yang lebih baik untuk menginterpretasi suatu berita.